Trik Atasi Kerontokan Rambut Akibat Sering Pakai Helm
Friday, 20 May 2016
Trik Atasi Kerontokan Rambut Akibat Sering Pakai Helm

SEPEDA motor merupakan salah satu transportasi yang saat ini semakin dibutuhkan oleh banyak orang. Ya, rutinitas di kota besar membuat hampir semua orang, termasuk wanita, membutuhkan transportasi yang cepat dalam menembus kemacetan.

Sebagai perlengkapan keamanan, penting sekali bagi pengendara motor untuk selalu mengenakan helm saat berkendara. Penggunaan helm dalam waktu yang lama akhirnya menyebabkan rambut menjadi lepek akibat berkeringat. Ditambah faktor lainnya, yang paling ekstrem adalah wanita yang kerap menggunakan helm dapat mengalami kerontokan rambut.

Agar tidak semakin parah, mulai sekarang Anda perlu melakukan sejumlah langkah efektif untuk mencegah rambut rontok akibat kerap memakai helm. Berikut adalah langkah yang dapat dilakukan, seperti dilansir Boldsky, Jumat (20/5/2016).

Mengenakan penutup kepala

Sebelum memakai helm, kenakan penutup kepala dari bandana atau syal. Pastikan pula jika bandana atau syal yang akan Anda gunakan bersih dan nyaman, serta jangan mengikatnya terlalu kencang. Selain itu, usahakan untuk selalu rutin mencuci penutup kepala sekali atau dua kali dalam seminggu. Penutup kepala yang kotor dapat menyebabkan kulit kepala menjadi infeksi. Terpenting adalah jangan lupa untuk membersihkan helm Anda secara rutin.

Masalah kulit kepala

Jika Anda mengalami masalah pada kulit kepala, gunakan obat yang tepat sebelum memakai helm. Sebisa mungkin jangan meminjamkan penutup kepala atau helm pada orang lain, sebab dapat membuat kulit kepala Anda menjadi infeksi.

Lidah buaya

Dengan bahan-bahan alami, kerontokan rambut akibat sering memakai helm dapat teratasi. Caranya, terapkan dua sendok makan gel lidah buaya pada kulit kepala. Bilas setelah 20 menit. Lakukan proses ini seminggu sekali.

Jahe

Bahan alami lainnya yang dapat digunakan adalah jahe. Mulailah dengan menerapkan empat sendok makan jus jahe. Kemudian, dengan kapas, terapkan pada bagian kulit kepala. Pertama, terapkan proses ini dua kali dalam seminggu. Setelah dua minggu, Anda dapat mengurangi frekuensi pengaplikasian menjadi seminggu sekali.

(okezone/tty)