Ferry Sunarto Sukses Beraksi di Wonderful Indonesia in Laos
Thursday, 23 June 2016
Ferry Sunarto Sukses Beraksi di Wonderful Indonesia in Laos

SALAH seorang perancang mode ternama Indonesia kembali menorehkan prestasinya. Ya, adalah Ferry Sunarto, desainer yang kerap dikenal dengan rancangan inspirasi kebaya Indonesia itu, berkesempatan menampilkan karyanya dalam acara Wonderful Indonesia in Laos, atas undangan resmi dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Laos, Irmawan Wisnandar.

Acara yang telah diselenggarakan pada 27-29 Mei 2016 lalu ini diadakan di Vientiane Centre Laos. Karya Ferry Sunarto ditampilkan dalam dua sesi.

Sesi pertama merupakan gathering dinner yang menampilkan karya Ferry Sunarto berupa ready to wear deluxe. Dalam sekuen ini, para model berada di tengah-tengah tamu undangan VVIP dengan berpose seraya membawa papan bertuliskan ‘Indonesian Fashion Chamber’ dan ‘Indonesian Fashion Chamber Fashion Week’. Hal tersebut dilakukan mengingat Ferry Suanrto merupakan Vice Chairman dari Indonesian Fashion Chamber.

“Untuk detail busana di sesi pertama adalah ready to wear deluxe dari kain songket Palembang dengan potongan yang modern,” ujar Ferry Sunarto kepadaOkezone.

Pada sesi berikutnya, yang merupakan puncak acara, Ferry Sunarto menampilkan peragaan busana kebaya couture. Berbeda dengan sesi sebelumnya, kali ini para model berkesempatan untuk turun dari panggung dan membaur dengan penonton. Para tamu undangan termasuk penonton pun dapat melihat lebih dekat karya Ferry Sunarto yang penuh detail mewah nan cantik dan glamor berupa sentuhan swarovski.

Miss Laos 2014, Christina, dan Vilaylacknovy, Miss Laos 2015, turut serta membawakan koleksi milik Ferry Sunarto. Para undangan yang hadir terdiri atas tamu VVIP, seperti para duta besar negara sahabat (Malaysia, Thailand, Filipina, Korea Selatan, dan lain-lain), dan para high society Laos.

“Harapannya kita sebagai negara yang berkembang memiliki harapan yang besar. Apalagi jika beberapa desainer bisa bersamaan membuka sebuah butik karya desainer Indonesia, yang diyakini dapat menjadi daya tarik dan memiliki market khusus. Di mana kalau kita melihat karya dengan kain tradisionalnya, menjadi lebih berharga dan banyak juga pemakainya. Itu membuktikan daya beli mereka cukup tinggi,” ungkap Ferry.

Selain fashion show ada pula beberapa tampilan kesenian khas Indonesia, seperti sendra tari dan pencak silat merpati putih.

(okz/ren)