Batik Karya Desainer Surabaya Dipamerkan di Paris Fashion Week
Thursday, 20 September 2018
Batik Karya Desainer Surabaya Dipamerkan di Paris Fashion Week

Desainer busana muslim asal Surabaya, Lia Afif, berencana membawa batik asli Jember ke ajang Paris Fashion Week 2018. Pada pagelaran yang dihelat 25 September nanti, Lia akan menampilkan rancangannya yang bertajuk Criolla Carmerra. 

"Untuk Paris Fashion Week, saya mengangkat batik Jember. Ini merupakan bentuk support saya untuk batik-batik di Jawa Timur, termasuk Jember," ujar Lia di Surabaya, Selasa (18/9/2018).

Lia memaparkan Criolla Carmerra terinspirasi dari kata Criollo, yakni salah satu jenis tanaman cokelat terbaik di dunia. Sementara Charme, diambil dari bahasa Perancis berarti pesona. Jika digabung, keduanya berarti rangkaian pesona dari warna cokelat yang cantik.

Melalui koleksi Criolla Carmerea, Lia mengeksplorasi batik Jember menjadi gaun pesta muslimah. Menonjolkan batik warna alam, rancangan Lia ini memberikan sentuhan glamour pada bahan etnik.

"Batik Jember punya ciri khas sendiri. Motifnya kopi, cokelat, juga daun tembakau," lanjut Lia yang melakukan pemotretan untuk koleksi di Paris Fashion Week di salah satu pantai terindah di Jember, Papuma.
Warna nude, coklat dan hitam yang digunakannya tersebut untuk menampilkan keindahan dari buah cokelat, kopi dan tembakau. Agar lebih glamour, Lia menggunakan bahan-bahan seperti duchess, lace, organdi dan chiffon serta penambahan detail seperti manik-manik dan dedaunan.

Di Paris Fashion Week nanti, Lia akan menampilkan 20 koleksinya. Semuanya memakai bahan batik Jember yang dipadupadankan menjadi gaun mewah. Dia mengatakan batik-batik itu berasal dari tiga perajin batik di Jember. "Awalnya ada 10 perajin yang presentasi. Lalu terpilihnya tiga perajin," ujarnya.

 

Source