Trik Hentikan Kebencian Remaja pada Orangtua
Friday, 06 November 2015
Trik Hentikan Kebencian Remaja pada Orangtua

PERUBAHAN sikap remaja kadang membuat orangtua ‘jantungan’. Mereka mulai membantah dan menolak perintah orangtua. Remaja yang sedang mencari jati diri hanya ingin melakukan segala sesuatu sesuai kehendaknya sendiri.

Perbedaan pendapat dengan orangtua membuat remaja menganggap ayah atau ibu seperti musuh. Orangtua harus memulai dari awal mengubah pola asuh saat menghadapi anak remaja. Untuk itu, ikuti langkah-langkah membina remaja berikut ini.

Buat rencana

Penting membangun hubungan yang dalam dengan anak remaja. Berikan petunjuk jelas pada mereka untuk mengerti perubahan emosi yang sedang dialami. Paparkan pada anak tentang harapan Anda saat memiliki anak usia remaja. Jelaskan pula bahwa kesalahpahaman yang terjadi antara orangtua dan anak ketika emosi tidak stabil adalah hal biasa yang tak perlu diikuti dengan benci.

Biarkan dia

Remaja tak akan tumbuh dewasa bila orangtua tak membiarkan mereka memiliki jalannya sendiri. Beri kesempatan pada mereka melakukan apa yang diinginkan. Namun, ikuti dengan rambu-rambu dan tanggung jawab. Pada awalnya mungkin terasa menakutkan, tetapi Anda akan segera belajar meraih suka cita saat melihat anak mampu mengambil keputusan.

Jangan menyesal

Banyak orangtua menyesal ketika terjadi hal tak diharapkan setelah memberi kelonggaran pada anak. Mereka berkata, “Andai saja, aku tidak…”. Jangan lakukan itu. Hidup adalah belajar, berkembang, dan menerima. Jika orangtua menyerah, anak juga akan menyerah. Tujuan utama dalam hal ini adalah memberi ruang bernapas untuk hidup serta melatih diri. Demikian dilansir Yourtango, Jumat (6/11/2015)

(okezone/vin)