Kesalahan Orangtua pada Anak Tanpa Disadari
Monday, 09 November 2015
Kesalahan Orangtua pada Anak Tanpa Disadari

TUJUAN kritik adalah membangun agar semua berjalan lebih baik. Namun, bila kritik dilayangkan kepada anak, maka bukan sembarang kritik yang dilontarkan.

Kadang, orangtua merasa terlalu berhak mengatur anak dengan cara apa saja. Tapi, sepertinya jika orangtua membentak anak di hadapan banyak orang hanya untuk meminta memasang kaus kaki yang benar, maka yang akan timbul adalah merasa malu, Ini sangat negatif bagi anak. Berikut ini adalah beberapa perlakuan orangtua yang tanpa sadar telah mempermalukan anak. 

Komentar kritis

Ketika orangtua mengkritik anak dan meremehkan pilihan pribadinya, maka itu telah mempermalukan anak. Misalnya, “Kamu tidak mampu” atau “bodoh”. Cara yang lebih baik adalah seperti, “ Apa yang salah denganmu? Ayah tak percaya kamu melakukan ini, atau Apa yang ada dipikiranmu?” Orangtua harus lebih mengevaluasi kesalahan anak, menampung keputusan, bukan tanpa rasa segan mengecilkan anak.

Intonasi keras

Anak-anak belum mampu mem-filter perasaan. Ketika Anda berbicara dengan suara keras dan ekspresi wajah marah maka mental mereka jatuh. Anak akan merasa orangtua mereka membencinya. Bicara keras pada anak terlebih di hadapan banyak orang bisa menimbulkan rasa malu.

Menertawakan

Anak-anak suka humor dan bercanda di segala situasi. Tapi, ketika yang menjadi bahan tertawaan adalah diri mereka, anak merasa dirinya tidak dihargai. Misalnya, orangtua menertawakan anak ketika dia menggunakan kaus kaki terbalik. Saran terbaik adalah orangtua bicara pada anak tentang keteledoran anak, bukan mempermalukan. Demikian dilansir Allwomenstalk, Minggu (8/11/2015).

(okezone/vin)