Trik Sederhana Komunikasi dengan Bayi dalam Rahim
Thursday, 12 November 2015
Trik Sederhana Komunikasi dengan Bayi dalam Rahim

SEBERAPA sering Anda bicara dengan bayi yang berada di dalam rahim? Para ahli mengatakan, hubungan orangtua dan bayi terjalin saat mereka masih di kandungan.

Meski masih dalam kandungan, bayi sudah bisa mendengar suara orangtuanya, dari situ terjalin ikatan emosional yang sangat kuat. Disarankan kedua orangtua menghabiskan setidaknya 15 menit mengajak bayi bicara setiap hari. Berikut ini cara berbicara dengan bayi dalam rahim.

Ketika sendiri

Letakan tangan Anda di perut kemudian ucapkan beberapa kata untuk bayi. Jangan lupa pijat perut dengan lembut di seluruh bagian. Sentuhan ini menjadi kehangatan yang akan membuat bayi merasakan kehadiran Anda.

Ayah bicara

Ketika ayah ingin bicara dengan bayinya di dalam rahim ibu, ikuti prosedur yang sama. Ada mitos yang mengatakan berbisik di telinga ibu adalah salah satu cara berkomunikasi dengan janin. Anda bisa mencoba mitos ini bisa masih percaya dengan budaya lama.

Bayi bergerak

Saat Anda merasa bayi bergerak di dalam perut, itu adalah waktu yang tepat menjalin ikatan dengan anak. Jadi, memanfaatkan gerakan-gerakan halus baik dengan musik atau suara.

Lewat musik

Mendengarkan musik tenang juga merupakan cara lain untuk obligasi dan berbicara dengan janin. Musik membantu menenangkan diri. Hal ini juga sehat bagi janin.

Berbicara dengan kandungan juga baik untuk ibu. Studi menunjukkan bahwa komunikasi adalah awal dasar dan paling penting untuk ibu. Ini membantu ibu bersiap-siap ke tahap baru dalam hidupnya, bahkan sebelum bayi lahir. Oleh karena itu, ikuti tips sederhana ketika berbicara dengan bayi dalam rahim. Demikian dilansir Boldsky, Kamis (12/11/2015).

(okezone/vin)