Infeksi Akibat Salah Penggunaan Popok Bayi
Wednesday, 25 November 2015
Infeksi Akibat Salah Penggunaan Popok Bayi

BAYI selalu mengandalkan diapers agar tak merepotkan orangtuanya saat ngompol. Apabila salah penggunaan, bayi tak akan nyaman bergerak, terlebih ada efek infeksi yang mengancamnya.

Dilansir Boldsky, Rabu (25/11/2015), berikut ini bahaya infeksi akibat salah penggunaan diapers yang wajib Anda ketahui.

Ruam kulit

Gejala pertama saat bayi menggunakan diapers kesempitan atau kebesaran, ternyata menimbulkan risiko ruam kulit. Masalah ini dapat menyebabkan gatal-gatal, goresan dan infeksi. Jangan abaikan hal ini, apabila kulit pantat bayi Anda terlihat kemerahan ya, Moms.

Infeksi kulit

Karena kulit bayi sangat halus dan sensitif, hanya karena ruam kecil dapat menyebabkan infeksi. Hal ini terjadi ketika diapers menggosok kulit bayi dan menyebabkan gatal.

Infeksi saluran kemih

Apabila Anda tidak sering mengganti diapers bayi setiap dua jam sekali, risikonya dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Kasus ini sangat berbahaya, karena area sensitif si kecil terinfeksi oleh bakteri yang akhirnya masuk ke dalam saluran kemihnya.

Alergi

Bahan diapers yang tidak aman dipakai dapat membuat kulit bayi alergi. Apabila reaksi alergi diabaikan, lama-lama timbul bau busuk dari area sensitif si bayi dalam beberapa hari.

Infeksi jamur

Usahakan Anda harus menjaga tingkat kekeringan pada daerah sensitif si bayi. Sehabis cebok, jangan langsung pakaikan diapers tanpa dilap sampai kering. Kalau lembab, risikonya dapat mengundang infeksi jamur berbahaya.

(okezone/ren)