Cindy Crawford Pernah Diusir dari Pemotretan
Sunday, 14 February 2016
Cindy Crawford Pernah Diusir dari Pemotretan

Dalam wawancara dengan The Huffington Post, Weber menceritakan bahwa Cindy Crawford yang saat ini berusia 47 tahun, adalah satu-satunya model yang dikeluarkan dari sesi pemotretan. "Saat itu kami sedang melakukan pemotretan untuk Revlon, dia sangat kasar dengan semua tim dan kru," kenang Weber, yang saat ini sedang sibuk mempromosikan serial terbarunya di bioskop indie terkenal di New York, Film Forum.

Menurut Weber, pemotretan yang dilakukan lebih dari 10 tahun lalu itu, berlokasi di sebuah arena tinju di Los Angeles dan menampilkan para petinju tua. Crawford, yang mengakhiri kontraknya dengan Revlon pada 2001, menghampiri Art Director dan bertanya,"Kenapa Weber malah memotret petinju-petinju tua itu saat seharusnya dia memotretku? Aku sudah siap."

Kemudian Art Director tersebut menghampiri Weber dan menyampaikan hal tersebut padanya. Weber menghampiri Crawford dan bertanya pada model tersebut, "Benarkah kau berkata seperti itu?" dan Crawford mengiyakannya. Weber berkata kepada Crawford, "Keluar kau dari sini!" dan Crawford pun pergi dengan menitikkan air mata. Namun setelah insiden itu mereka jadi berteman.

Fotografer yang terkenal dengan estetika Amerikanya ini selalu memotret model dengan cahaya kemerahan. Ia mengatakan bahwa ingin menampilkan 'laki-laki dan perempuan yang sehat'. Sudah cukup biasa saat model-model muda mengalami kelainan makan, namun hal ini membuat Weber marah.

Weber pernah mengusir model karena ia terlalu kurus. "Jika seorang model terlalu kurus untuk pemotretan, aku akan mengenakan banyak baju untuknya dan aku akan mengatakan kepada agensinya 'perhatikan anak ini, dia butuh bantuanmu'," kata Weber.

Weber juga membahas tuduhan pelecehan seksual yang diajukan kepada rekan seprofesinya, Terry Richardson. Meski Weber mengaku tidak terlalu mengenal Richardson dan ia tidak ingin menghakimi Richardson terkait tuduhan tersebut, dia berpesan, "Apabila memang tuduhan tersebut benar, maka sebaiknya Richardson mencari pertolongan."

Weber menekankan bahwa setiap fotografer harus mempunyai prinsip, "Kita memiliki suara, suara yang cukup besar. Jadi saya ingin menggunakan suara saya ini untuk prinsip yang saya yakini."

Weber akan menolak melakukan pemotretan untuk pakaian yang terbuat dari bulu binatang. Sampai-sampai Donatella Versace merancang kembali runwaynya menggunakan bulu binatang palsu, supaya Weber mau memotret kampanye terbarunya tersebut. Weber menelepon Versace dan mengatakan padanya, "Aku tidak dapat melakukan pemotretan ini, aku mempunyai banyak hewan dalam hidupku." Weber tidak mau munafik. "Dan akhirnya, Versace mengganti semua bulu itu menjadi bulu palsu," kenang Weber.

 

sumber : wolipop.com