Potongan Rambut Putri Diana Dilelang Mulai dari Rp 16 Juta
Sunday, 14 February 2016
Potongan Rambut Putri Diana Dilelang Mulai dari Rp 16 Juta

Satu lagi memorabilia dari mendiang Putri Diana kembali dijual untuk publik. Kali ini bukan gaun atau aksesori yang pernah membalutinya, melainkan rambut Sang Putri.

Potongan Rambut Putri Diana Dilelang Mulai dari Rp 16 Juta

Ya, seperti diwartakan Daily Mail, seorang pria bernama G.Vernon dari Minneapolis, AS, menjual bagian tubuh dari wanita yang dijuluki The People's Princess itu di situs jual-beli Amazon. Harga awal untuk rambut yang hanya terdiri dari beberapa helai itu dibuka dari USD 1.200 atau sekitar Rp 16 jutaan.

Vernon mengiklankan produk tersebut melalui akun milik Ed Bedrick Autographs, pemain lama di industri jual-beli memorabilia bintang-bintang ternama. Sebelumnya, penawaran juga muncul di eBay, namun sudah melewati batas waktu alias kedaluwarsa.

Tidak jelas kapan dan bagaimana rambut tersebut didapatkan. Namun sang penjual memastikan rambut tersebut adalah 100 persen asli dan berasal dari potongan rambut pirang pendek Diana yang khas itu.

Di situs Amazon, terlihat rambut tersebut dipajang dalam sebuah pigura emas. Di dalam pigura tersebut, terdapat pula kopian tanda tangan dan foto Diana yang mengenakan tiara. Tidak hanya itu, penjual juga menyertakan dokumen 10 halaman yang menegaskan keotentikan rambut tersebut.

"Ini adalah rambut asli Diana bukan sintetis. Keasliannya dapat dibuktikan di dokumen tersebut," ujar perwakilan dari Ed Bedrick Autographs.

Pelelangan rambut Sang Putri ternyata menuai kontroversi terutama di kalangan keluarga kerajaan. Mereka menilai, sangatlah tidak etis memperjualbelikan sesuatu yang notabenenya adalah bagian tubuh manusia yang sudah meninggal.

"Kami merasa tidak nyaman. Kami yakin, Pangeran William dan Harry juga merasa terganggu. Sudah jelas sekali, ini adalah bagian dari tubuh manusia," kata juru bicara British Monarchist Society kepada Daily Star.

Penawaran sebetulnya sudah ada di Amazon sejak Agustus lalu. Tapi hinga saat ini belum terlihat tanda-tanda calon pembeli yang serius memasang harga untuk rambut tersebut.


(detik/hst)