Peninjauan LGBT dari Berbagai Aspek
Sunday, 14 February 2016
Peninjauan LGBT dari Berbagai Aspek

MEMBAHAS isu tentang seks dan seksualitas saja sebenarnya sudah dianggap sensitif. Namun akhir-akhir ini isu penyimpangan seksual yakni, lesbian, gay, dan biseksual, dan transgender atau yang biasa disingkat LGBT sedang marak diperbincangkan. Lantas, bagaimanakah peninjauan LGBT dari berbagai aspek? Berikut ulasannya.

Agama

Dari kacamata agama, di kitab suci agama Samawi atau agama yang diyakini merupakan wahyu dari Allah, LGBT dianggap melampaui batas. Persis seperti yang dikisahkan pada kaum Sodom, umat Nabi Luth. Perilaku seksual mereka dianggap keji. Dalam riwayat dikisahkan kaum Sodom (yang menjadi asal kata sodomi) hancur beserta kotanya.

Perspektif sosial

Pada umumnya masyarakat menganut orientasi heteroseksual. Homoseksual dan biseksual dianggap minoritas bahkan abnormal karena berbeda dari standar perilaku seksual orang kebanyakan.

Perspektif hukum

Meski ini merupakan penyimpangan perilaku seksual yang melanggar norma agama dan sosial, namun ada beberapa negara yang sudah mengatur tentang LGBT dan aturannya memperbolehkan maka perilaku seksual tersebut dapat diterima.

Perspektif psikologis

Dari sisi psikologis lebih mengutamakan kesejahteraan mental setiap individu. Dalam pengertian, bila LGBT tak mengakibatkan penyimpangan perilaku yang membawa efek buruk bagi kehidupannya, maka tak bisa dikatakan bahwa ia mengalami gangguan atau masuk kriteria abnormal secara klinis. Demikian dijelaskan oleh psikolog sekaligus pengajar Magister Psikologi Universitas Tarumanegara, Roslina Verauli, kepada Okezone belum lama ini.

(okz/vin)