Tips Mengobati Sakit Kepala saat Puasa
Tuesday, 07 June 2016
Tips Mengobati Sakit Kepala saat Puasa

Puasa selama bulan Ramadan terkadang bisa memicu sakit kepala, terutama awal-awal Ramadan. Sakit kepala yang dirasakan biasanya mirip ketika Anda stres atau menghadapi tekanan.

Apa yang memicu sakit kepala?

Para peneliti masih mencoba untuk mencari alasan yang menyebabkan sakit kepala selama puasa. Namun, ada kemungkinan beberapa faktor pemicu tersebut adalah hipoglikemik atau gula darah rendah, dehidrasi, perubahan kebiasaan sehari-hari dan kurang tidur.

Pengobatan

Menurut Dr Derk Krieger, ahli saraf di Jerman Neuroscience Center, Dubai, langkah terbaik mengobati sakit kepala saat Ramadan adalah mengatasi pemicunya. Berikut yang disarankan oleh Dr Derk Krieger untuk mengatasi sakit kepala selama puasa:

1. Setelah berbuka puasa, karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah akan meningkatkan kadar gula darah dan memberikan energi. Dengan menghindari karbohidrat sederhana, seperti gula murna, Anda mencegah kenaikan kadar gula darah diikuti oleh penurunan cepat yang dapat memicu sakit kepala.

2. Dehidrasi harus dicegah dengan cepat. Jadi, segera minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi saat berbuka puasa.

3. Salah satu penyebab sakit kepala di bulan Ramadan adalah kurang tidur. Jadi, jangan sampai tidur terlalu larut ketika berpuasa.

4. Anda dapat mengonsumsi obat sakit kepala saat sahur jika langkah pencegahan tidak cukup ampuh. Jika sakit kepala tak kunjung hilang juga, cobalah periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Semoga tips-tips tadi bermanfaat membantu Anda mengatasi sakit kepala saat berpuasa di bulan Ramadan. Demikian sebagaimana yang dilansir dari Khaleejtimes, Selasa (7/6/2016)

(okz/hel)