Lima Cara Menanamkan Kecintaan Anak terhadap Puasa
Friday, 10 June 2016
Lima Cara Menanamkan Kecintaan Anak terhadap Puasa

JAKARTA – Puasa selama satu bulan penuh saat Ramadan memang memberikan tantangan tersendiri, terutama bagi anak-anak. Biasanya, si kecil akan mengeluh tidak bisa menahan lapar dan haus sehingga sulit diajak melakukan ibadah yang satu ini.

Jangan khawatir, ada banyak cara sederhana yang bisa digunakan untuk menanamkan rasa cinta berpuasa pada anak, lho. Menyiapkan menu takjil berbuka puasa seperti seperti es cendol, kolak, martabak atau pisang goreng kesukaannya bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Simak tips lainnya di sini:

Mengajarkan Kebersamaan Selama Puasa

Menjalankan serangkaian Ibadah bersama keluarga akan memberikan gambaran pada anak tentang keindahan bulan Ramadan. Hal ini bisa diawali dengan menyantap menu sahur bersama, menjalankan ibadah salat secara berjamaah, menikmati aneka takjil buka puasa dengan keluarga, hingga menjalani salat tarawih bersama di masjid.

Menikmati sajian sahur hingga berbuka puasa bersama keluarga dapat memberikan manfaat untuk perkembangan anak. Dilansir dari Spark People, rutinitas makan bersama dapat meningkatkan kedekatan antara orang tua dan anak. Si kecil pun jadi lebih semangat berpuasa.

Menyiapkan Menu Takjil Kegemaran Anak

Si kecil dapat lebih bersemangat menjalankan ibadah ini jika Anda mengajaknya memilih resep menu takjil yang diinginkan. Biarkan buah hati tercinta menentukan aneka takjil untuk berbuka puasa yang menjadi favoritnya. Anak akan semakin cinta dan gemar melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Ajak Si Kecil Membuat Takjil Bersama

Berikan peranan yang lebih pada buah hati kesayangan selama bulan puasa dengan mengajaknya mempersiapkan hidangan takjil untuk berbuka puasa. Keseruan saat membuat es cendol, kolak dan martabak sebagai menu takjil berbuka puasa bersama juga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.

Membuat kolak pun terbilang mudah. Kamu hanya butuh menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan, seperti pisang, ubi, santan, gula merah, kolang-kaling, dan daun pandan. Setelah semuanya terkumpul, kamu dapat memulai dengan merebus ubi kuning. Dilanjutkan dengan mencampurkan santan, gula, dan daun pandan dalam rebusan ubi. Terakhir, campurkan pisang dan kolang-kaling didalamnya. Kolak sangat nikmat bila disajikan selagi hangat.

Anak bisa Berbuka Setiap Adzan

Bagi anak yang berusia 5-6 tahun namun belum kuat untuk berpuasa, bisa dilatih dengan cara memperbolehkan anak berbuka saat adzan Zuhur. Selanjutnya berpuasa kembali sampai berkumandang adzan Ashar atau bisa juga sampai menunggu berbuka saat berkumandang adzan Magrib bersama keluarga.

Berikan mereka pujian bila berhasil melakukan puasa sesuai dengan kemampuannya. Namun, jika orangtua ingin memberikan hadiah sebaiknya ditanyakan kepada anak hadiah apa yang diinginkan serta disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga.

Isi Waktu Luang Anak

Untuk membuatkan anak-anak tidak terlalu memikirkan masalah lapar, luangkan waktu bersama anak-anak dengan aktivitas lainnya sepertimembacakan buku cerita, mengaji atau kegiatan lain yang tidak menguras tenaga dan fisik anak.

(okz/amr)