Movie Review: Petualangan Seru si Pelupa di Finding Dory
Thursday, 16 June 2016
Movie Review: Petualangan Seru si Pelupa di Finding Dory

JAKARTA – Setelah penantian panjang selama 10 tahun, Disney – Pixar akhirnya kembali menghadirkan kisah petualangan Dory bersama Marlin dan Nemo dalam film Finding Dory. Dalam film ini karakter Dory diangkat sebagai tokoh utama yang akan berpetualang untuk menemukan keluarganya di lautan yang luas.

Kembali disutradarai oleh Andrew Stanton, masa lalu Dory (Ellen DeGeneres) dikuak habis dari mulai dirinya masih kecil dan menghilang dari keluarganya hingga bertemu dengan Marlin (Albert Brooks) dan Nemo (Hayden Rolence). Ikan Tang berwarna biru yang sangat pelupa ini akhirnya terpikirkan untuk mencari keluarganya yang telah lama hilang. Ia pun memutuskan untuk berkelana dan menjelajah lautan.

Perjalanan mengantar Dory sampai ke MLI atau Marine Life Institute (Intitusi Biota Laut) dan bertemu dengan Hank (Ed O’Neill), seekor gurita baik hati yang ingin lepas dari tempat tersebut. Di tempat yang sama, Dory juga bertemu dengan Destiny (Kaitlin Olson) dan Bailey (Ty Burrell) dan mendapat bantuan dari mereka.

Kisah pencarian keluarga kali ini berlangsung dengan seru dan menarik. Banyak nilai-nilai positif tentang persahabatan dan keluarga yang bisa diambil dari kisah Dory. Belum lagi aksi lucu para biota laut yang tak jarang mengundang tawa.

Untuk film kali ini, Disney – Pixar menghadirkan dua versi bahasa untuk semakin memanjakan para penonton di Indonesia. Selain dalam versi Bahasa Inggris, Finding Dory juga menyediakan versi Bahasa Indonesia yang diganti judulnya menjadi Mencari Dory dan dimeriahkan oleh Syahrini serta Raffi Ahmad.

Syahrini berkesempatan mengisi suara Destiny, seekor hiu paus yang memiliki indera penglihatan yang terbatas. Ia memiliki hati besar dan sangat membantu Dory dalam perjalanan mencari keluarganya. Sementara itu Raffi Ahmad mengisi suara Bailey, seekor paus beluga yang memiliki kemampuan sonar yang menakjubkan.

Baik Syahrini dan Raffi berhasil menghibur para penonton dengan suara yang disumbangkannya. Beberapa lelucon yang ditampilkan oleh keduanya pun dapat diserap dengan sempurna oleh para penonton.

Efek animasi yang ditampilkan oleh Disney dan Pixar semakin mengagumkan saja. Jika diperhatikan , detail-detail yang mereka hadirkan terlihat semakin indah saja dan tentu mengundang decak kagum.

Bagi Anda yang ingin mengajak putra-putri Anda menonton film ini, ada baiknya untuk memilih versi Bahasa Indonesia.

Finding Dory atau Mencari Dory sudah bisa disaksikan di bioskop-bioskop Tanah Air mulai hari Kamis 16 Juni 2016. Film ini bisa menjadi pilihan tepat untuk berkumpul bersama keluarga di akhir pekan.

(okz/fik)