Movie Review: Kembalinya Invasi Alien di Independence Day: Resurgence
Wednesday, 22 June 2016
Movie Review: Kembalinya Invasi Alien di Independence Day: Resurgence

JAKARTA – Alien kembali melakukan invasi ke bumi. Menebar terror seperti dua dekade lalu saat warga bumi berhasil mengusir kedatangan mereka.

Kali ini kedatangan para Alien terlihat lebih lengkap secara persenjataan. Namun di satu sisi, PBB di bumi telah bekerja sama untuk membangun program pertahanan besar-besaran untuk melindungi planet ini. Meski telah mempersiapkan pertahanan terbaik, teknologi canggih milik Alien dengan mudah dapat memporak-porandakan umat manusia. Hanya kecerdikan dan para pemberani yang mampu menyelamatkan bumi dari serangan Alien kali ini.

Roland Emmerich kembali memegang kendali sebagai sutradara dalam film ini. Ia melakukan tugasnya dengan baik seperti pada tahun 1996 saat Independence Day pertama kali dirilis.

Roland terlihat jelas ingin membawa ingatan para penonton kepada film dua dekade lalu dengan memunculkan beberapa hal di dalam film ini. Salah satu yang paling jelas adalah poster Captain Steven Hiller (Will Smith), yang pada film kali ini tidak tampil lagi, yang terpampang jelas di depan ruangan Presiden di Gedung Putih. Sebagai gantinya, dimunculkanlah sosok Dylan Hiller (Jessie T. Usher) yang merupakan anak Captain Hiller.

Sementara itu karakter Presiden Whitmore (Bill Pullman), David Levinson (Jeoff Goldblum), Dr. Brakish Okun (Brent Spiner), dan Julius Levinson (Judd Hirsch) tetap diperankan oleh orang yang sama seperti di film pertama. Beberapa karakter baru pun hadir, seperti Jake Morrison (Liam Hemsworth), Patricia Whitmore (Maika Monroe), Jenderal Adams (William Fletcher) dan masih banyak lainnya.

Secara grafis, film ini terlihat lebih matang dengan tampilan efek-efek baru yang cocok untuk film sci-fi yang berhubungan dengan dunia luar angkasa. Penampilan sosok Alien dalam film ini bisa dibilang sangat keren. Namun jika berbicara tentang jalan cerita, Independence Day: Resurgence terlihat kurang kaya dan tidak terlalu menarik. Ditambah lagi dengan alur cerita yang mengalir begitu lamban, kurangnya flashback, dan terkesan memperkenalkan karakter-karakter utama barunya dengan mentah.

Karena beberapa poin sebelumnya, film ini terbilang sedikit sulit untuk dimengerti bagi para penonton baru yang notabene tidak menonton film Independence Daypertama. Padahal Roland seharusnya dapat memaksimalkan jumlah penggemar film Independence Day pertama yang terbilang cukup banyak untuk semakin mendongkrak penghasilan di film Independence Day: Resurgence ini.

Film ini sudah bisa disaksikan di bioskop-bioskop Indonesia mulai hari Rabu (22/6/2016).

(okz/edi)