Lima Makanan Dibutuhkan Perempuan untuk Memperlambat Penuaan
Wednesday, 29 June 2016
Lima Makanan Dibutuhkan Perempuan untuk Memperlambat Penuaan

AMERIKA - Sebagai perempuan, menjadi tua dan sedikit demi sedikit kehilangan kemandirian adalah sesuatu yang ditakuti.

Dikutip dari Dailymail, Rabu (29/6/2016), saat ini perempuan tak perlu lagi takut. Sebab ilmuwan telah menemukan lima makanan super yang dapat membantu memperlambat penuaan.

Konsumsi jeruk, apel, pir, selada dan kenari membantu perempuan mengatasi masalah penuaan beberapa tahun lalu. Jus jeruk disebut-sebut juga memiliki manfaat yang besar.

Diet yang didasarkan pada buah dan sayur rendah gula, garam dan lemak hewani dapat mengurangi risiko lemah pada perempuan lanjut usia. Kendati demikian, memiliki pola makan sehat lebih diperlukan. Dengan penegasan ini diharapkan masyarakat tidak hanya fokus pada makanan individu.

Penelitian yang dibiaya California Walnut Commission ini menyatakan kenari memiliki nutrisi tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan.

Awal tahun ini, Michael Greger, penulis How Not To Die [Bagaimana Cara untuk Tidak Mati] menyatakan makan dua genggam kacang-kacangan tiap minggu dapat memperpanjang usia perempuan. Manfaat makanan ini setara dengan melakukan joging empat jam tiap minggu.

Penelitian sebelumnya menemukan manfaat kenari untuk mencegah serangan jantung dan diabetes, stres ringan dan alzheimer, kanker payudara dan prostat dan menurunkan kolestrol.

Kenari juga disebut kaya antioksidan lebih banyak daripada jenis kacang lain. Mengkonsumsi enam kenari tiap minggu mengurangi risiko tubuh yang menjadi lemas. Hasil penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Nutrisi.

Penelitian dari Universitas Michigan tahun lalu menemukan orang yang mengkonsumsi satu apel kecil tiap hari memiliki kemungkinan 9% lebih sedikit berkunjung ke dokter selama beberapa tahun.

Profesor dari Fakultas Kedokteran, Harvard, Francine Grodstein, mengatakan,”Ada banyak penelitian mengenai masalah kesehatan yang dialami saat menua, seperti diabetes, penyakit jantung. Namun belum banyak yang memperhatikan masalah kualitas dalam hidup dan kemampuan untuk menjaga keseimbangan saat tua. Sederhananya, makanlah makanan yang sehat, seperti kenari dan makanan lain yang membantu perempuan tetap aktif meski sudah tua,” paparnya.

Penelitian ini menggunakan data dari 54.762 orang dengan usia sekitar 30 tahun. Di antara tahun 1992-2008, responden mendapat pertanyaan mengenai kemampuan fisik mereka, termasuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Hubungan antara kebiasaan diet dan aktivitas kemudian diukur. Diet dipantau menggunakan indeks Makanan Alternatif Sehat, sebuah pengukuran untuk mengetahui seberapa besar pengaruh makanan tersebut untuk mencegah penyakit kronis.

Peneliti juga menuturkan penelitian ini hanya dilakukan untuk perempuan, sehingga hasilnya tak dapat menjadi patokan untuk laki-laki.

Grodstein berkata,”Hasilnya, ada banyak manfaat bagi perempuan mengkonsumsi makanan sehat. Penelitian yang lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana diet yang sehat dan gaya hidup yang perlu diterapkan untuk menjaga kesehatan hingga tua,” paparnya.

(okz/amr)