Kebablasan Nikah Muda, Siap-Siap Tanggung Risikonya!
Thursday, 28 July 2016
Kebablasan Nikah Muda, Siap-Siap Tanggung Risikonya!

MENIKAH dan memiliki anak adalah impian dari setiap pasangan. Seolah ini menjadi tujuan hidup seseorang. Namun sayangnya, masih banyak generasi muda di Indonesia tidak mengetahui kapan usia ideal untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Bahkan, masih banyak para remaja yang bertanya, berapa usia ideal untuk melakukan pernikahan.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty menjelaskan, pernikahan adalah proses sakral yang menyatukan dua manusia, laki-laki dan perempuan dalam perkawinan secara norma agama, hukum dan sosial.

"Sayangnya di Indonesia masih banyak yang melakukan pernikahan dini. Sementara, menikah dini memiliki banyak risiko," ungkap Surya Chandra, di sela kegiatan menyambut perayaan Puncak Harganas ke-23, di Kupang, Rabu (27/07/2016).

Risiko sendiri, dikatakan Surya salah satunya adalah ketidaksiapan mental para orangtua yang telah memiliki keturunan. "Mereka yang masih muda tentu belum siap mental untuk memiliki anak. Belum lagi masalah risiko kematian ibu karena usia yang masih muda," katanya.

Menurutnya menikah yang ideal adalah jika laki-laki telah berusia 25 tahun dan wanita telah berusia 21 tahun. "Maka kami mensosialisasikan kepada seluruh pemuda dan generasi remaja Indonesia paham akan menikah di usia ideal ini. Karena ini sama dengan merencanakan masa depan yang cemerlang," jelasnya.

Seperti diketahui, perayaan puncak Harganas ke-23 dilakukan dengan pembukaan pameran seluruh Indonesia yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia.

Hari pertama rangkaian acara Harganas sebelum acara puncak akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dengan kegiatan bhakti sosial. Berdasarkan pantauan Okezone, bhakti sosial dilakukan dengan beberapa rangkaian seperti pelayanan KB-Kes dan donor darah.

Selain itu akan diadakan temu bisnis dengan kader UPPKS (Usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera). "Sore ini juga telah dilaksanakan pertemuan dengan para remaja Kupang untuk mensosialisasikan program KB terutama tidak menikah usia dini," jelasnya.

(okz/vin)