Jangan Sampai Dibohongi Anak! Kenali Ciri-Cirinya
Friday, 28 April 2017
Jangan Sampai Dibohongi Anak! Kenali Ciri-Cirinya

Anak-anak identik dengan kelucuan dan keluguannya. Namun, tidak menutup kemungkinan anak juga melakukan kebohongan. Sebagai orangtua Anda harus memahami kenapa dan kapan anak mulai berbohong.

Perlu diketahui, kebohongan pada anak-anak masih bisa Anda ketahui dari ciri-ciri berikut ini:

Mengulang pertanyaan

Tanda lainnya adalah mereka akan mengulang pertanyaan sebagai jawaban ketika Anda menanyainya. Hal ini dilakukan untuk mengulur-ulur waktu dan memikirkan cerita yang akan dia katakan. Misalnya, mereka akan menjawab “Apa yang aku lakukan sepulang sekolah? Aku...,”. Mereka mengulur supaya lebih lama.

Menyentuh wajah

Tanda anak-anak berbohong juga dapat dilihat ketika mereka menyentuh wajah. Misalnya menggaruk telinga, hidung, atau kepala. Ini artinya dia sedang tidak menceritakan sesuatu yang benar. Atau dia juga akan menjilat atau menggigit bibir untuk menghilangkan kegugupan ketika berbohong.

Tidak konsisten

Cerita tidak konsisten yang diceritakan anak Anda bisa menjadi tanda bahwa dia sedang berbohong. Mereka sedang mengarang cerita sehingga harus diulang-ulang agar mereka tidak lupa pada apa yang mereka katakan.

Reaksi berlebihan

Seorang anak cenderung bereaksi berlebihan ketika dia berbohong. Ketika Anda menuduhnya berbohong, dia akan melakukan pembelaan dengan reaksi yang tak semestinya. Dia terlihat membela diri dengan penuh semangat.

Tatapan tak biasa

Ketika berbohong, anak-anak akan menghindari kontak mata. Tapi pada anak yang lebih dewasa, mereka lebih cerdas mengakalinya dengan melakukan kontak mata tapi sangat sedikit. Mereka akan berbaring dan melihat ke arah Anda namun masih tidak berani menatap mata Anda secara langsung.

 

Source