5 Cara Mendidik Anak agar Gemar Membaca Sejak Dini
Wednesday, 17 May 2017
5 Cara Mendidik Anak agar Gemar Membaca Sejak Dini

Membaca adalah jendela dunia. Lewat membaca, setiap orang akan mengenal ilmu baru bahkan mempraktikkannya. Membaca akan memperluas pandangan tentang dunia. Konon, banyak membaca juga membuat seseorang lebih peduli akan dunia sekitar. Sayangnya, minat membaca di negara kita sendiri masih minim. Oleh karena itu, pandangan ini pelan-pelan harus diubah dengan menggiatkan hobi membaca, termasuk pada anak sejak dini. Bagaimana cara mendidik anak agar gemar membaca? Yuk, sama-sama belajar lewat tips berikut.

1. Tanamkan Anggapan bahwa Membaca adalah Kebutuhan Bukan Sekadar Hobi

mendidik anak

Membaca sebagai kebutuhan. (nbclatino.com)

Miris jika kita sendiri masih mengabaikan kegiatan satu ini. Menganggap baca buku hanya untuk mengisi waktu luang, bukan kebutuhan. Padahal, membaca dapat melatih otak agar tetap aktif dan kreatif, selain membuat individu menjadi lebih peka. Jadi, cara mendidik anak agar suka membaca yang pertama adalah menanamkan pemikiran bahwa membaca itu penting, bukan cuma membaca di sekolah, tapi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Contoh lain adalah dengan tidak memarahi anak ketika sedang membaca karena menganggap hal tersebut tidak berguna.

2. Contohkan! Orang Tua yang Gemar Membaca akan Menjadi Panutan Anaknya

mendidik anak 1_2

Orang tua yang mencontohkan. (huffingtonpost.com)

Kembali ingat peran orang tua sebagai guru utama. Tindakan kita di rumah secara tidak langsung akan diingat dan dipelajari oleh anak-anak kita. Dengan melihat bahwa kita suka menyempatkan waktu untuk membaca, baik itu koran pagi atau buku-buku, anak umumnya akan tertarik untuk melakukan kebiasaan yang sama. Mungkin dimulai dengan “mengganggu” hobi ini, seperti menarik koran dan mengambil alihnya. Tidak mengapa karena anak akan mengenal bentuk bacaan dan variasi huruf dari perilaku ini.

3. Menghadiahi Anak dengan Buku, Tidak Melulu Mainan atau Pakaian

mendidik anak 1_

Memberi hadiah buku. (elitespringbedmattress.wordpress.com)

Ketika anak berhasil mencapai prestasi tertentu, misal mendapat peringkat tiga besar atau juara di lomba tertentu, atau ketika mereka berulang tahun, coba hadiahi mereka dengan buku-buku untuk dikoleksi. Tidak harus selalu, dalam artian kita masih bisa memberi mainan, sepeda, berlibur, atau hadiah lain. Tapi, mulai tanamkan berharganya nilai sebuah ilmu dalam buku dengan cara ini. Perlahan-lahan, ajak anak mengoleksi buku dan merapikannya dalam rak yang mungkin kelak menjadi perpustakaan pribadinya.

4. Membacakan Dongeng atau Hikayat ketika Jelang Tidur

mendidik anak

Dongeng sebelum tidur. (huffingtonpost.com)

Tidak hanya menjelang terlelap, membacakan hikayat sebagai cara mendidikan anak agar suka membaca dapat dilakukan kapan pun, misal ketika sedang duduk mengobrol berdua sepulang anak sekolah atau ketika menasihati anak. Agar kosa kata dan koleksi cerita lebih banyak, kita pun harus banyak membaca. Anak akan mengingat hikayat-hikayat sebagai pedoman dalam berperilaku sehari-hari atau kembali menceritkannya pada teman-temannya. Dengan ini, kemampuan anak berbahasa juga terlatih, kan.

5. Berlibur ke Toko Buku bukan Cuma ke Mall atau Arena Bermain

mendidik anak

menjadikan buku sebagai media hiburan anak. (huffingtonpost.com)

Ketika minat membaca anak mulai tumbuh, cara mendidik anak agar suka membaca lainnya adalah rajin-rajin mengajak mereka ke toko buku. Tidak perlu berlama-lama, paling tidak perlihatkan kepada anak betapa asyiknya menghabiskan waktu di sana dan betapa senangnya memiliki banyak koleksi buku. Bisa jadi, ketika anak mulai mencintai buku, justru mereka yang akan meminta berlama-lama di toko buku, kan. Jadi, jangan cuma berlibur ke mall, yuk.

Mari terapkan cara mendidik anak agar mencintai literasi dan membaca sejak dini. Dimulai dari diri sendiri sebagai tauladan, lalu menjadikan hal tersebut sebagai hobi bersama di dalam keluarga. Tetap selektif dalam mencari bacaan yang pantas dikonsumsi anak sesuai usia perkembangan. Semoga suatu hari anak-anak kita dapat kreatif berkarya lewat hobi membaca.

 

Source