Sudah Saatnyakah Anda Berganti Karier Setelah Lama Bekerja?
Tuesday, 23 May 2017
Sudah Saatnyakah Anda Berganti Karier Setelah Lama Bekerja?

Rasa jenuh dalam melakukan suatu pekerjaan adalah hal yang sering dialami para pekerja. Bukan sesuatu yang salah bila suatu saat Anda ingin bekerja di bidang baru atau di kantor baru. Namun, perlu diperhatikan apakah itu hanya kejenuhan sesaat atau memang membutuhkan perubahan dalam hidup. Berpikir secara mendalam mengenai karier sangat diperlukan karena Anda bisa menyesal kalau salah langkah. Berikut langkah-langkah tepat yang perlu Anda pikirkan sebelum keluar dari pekerjaan saat ini.

1. Sisi Negatif Pekerjaan Saat Ini
Poin ini akan memperjelas apakah Anda memang benar-benar ingin mengubah jalan karier atau hanya ingin mengganti pekerjaan saja. Sebuah studi mengungkapkan bahwa alasan paling umum yang ditemukan dari orang yang ingin berhenti kerja adalah adanya kontrol dari bos dan tidak adanya kebebasan untuk membuat keputusan atau bagaimana melakukan pekerjaan. Faktor kelelahan juga bisa menjadi penyebab, namun masih bisa ditoleransi dan tidak perlu sampai mengubah jalan karier atau ganti pekerjaan.

2. Sisi Negatif Karier Saat Ini
Karier lebih besar daripada pekerjaan. Anda perlu memikirkan sungguh-sungguh perihal perkembangan karier yang sekarang. Apakah pekerjaan saat ini membuat Anda cemas mengenai masalah karier di masa depan? Rasa tidak bahagia mengenai tren tertentu dalam karier bisa membuat Anda berpikir dua kali untuk meneruskan karier yang sama. Perubahan karier juga bisa disebabkan oleh tidak adanya perusahaan di bidang Anda saat ini yang menawarkan keseimbangan kehidupan kerja untuk kebutuhan. Kenali alasan yang membuat Anda tidak bersemangat untuk meneruskan karier agar bisa membuat target baru.

3. Sisi Positif Pekerjaan Saat Ini
Untuk memikirkan poin ini, mulailah dengan mencari alasan mengapa Anda memilih pekerjaan yang sekarang. Buat daftar sisi positif mengenai pekerjaan Anda saat ini. Dari gaji yang menggiurkan, perasaan bangga yang tak tergantikan, hingga membuat Anda berkontribusi banyak pada dunia atau negara. Setelah buat daftar, pertimbangkan seberapa besar Anda akan kehilangan sisi positif tersebut. Apakah Anda akan mendapatkan keuntungan yang sebanding di pekerjaan baru nanti?

4. Wawasan Mengenai Bidang yang Dituju
Memang Anda tak akan pernah tahu mengenai kelebihan bidang baru yang akan dimasuki jika belum pernah mengerjakannya. Sebaiknya pilih bidang yang pernah Anda pelajari saat di sekolah atau kuliah dan membekas di ingatan sampai sekarang. Jika bidang yang ingin Anda selami ternyata benar-benar baru, buat daftar tentang hal-hal yang Anda ketahui soal bidang tersebut. Apa ada teman yang berkarier di bidang itu? Anda bisa menanyakannya pada mereka. Pastikan Anda yakin kalau ekspektasi mengenai bidang baru ini sangat beralasan.

5. Cara Belajar Lebih Banyak
Anda perlu mengetahui cara untuk belajar lebih banyak mengenai bidang baru tersebut. Entah dengan bertanya banyak hal pada teman yang berkarier di bidang itu atau dengan membaca banyak buku, berita, atau majalah mengenai bidang baru. Bahkan, kalau teman cukup berbaik hati mengizinkan Anda ikut datang ke kantor, Anda bisa praktik lebih banyak. Hal-hal seperti ini tentu saja untuk mempersiapkan mental dan fisik supaya terhindar dari kesalahan-kesalahan di bidang yang baru.

6. Cara Menyalurkan Kemampuan ke Bidang Baru
Anda perlu berpikir praktis tentang keahlian yang sudah dipunya. Apakah skill itu bisa dipakai di bidang baru yang akan dijalani? Kalau ya, ini bisa menjadi poin plus ketika Anda diwawancara. Anda juga perlu mengetahui keahlian mana saja yang perlu dimiliki dalam bidang baru. Memang mempelajari skill baru tidak akan membuat Anda langsung cocok dengan bidang itu. Namun, tidak ada kata terlambat untuk mempelajari keahlian baru jika itu adalah passion yang sebenarnya.

 

Source