DIBALIK BARENGNYA PERILISAN LAGU TAYLOR SWIFT DAN KATY PERRY
Friday, 09 June 2017
DIBALIK BARENGNYA PERILISAN LAGU TAYLOR SWIFT DAN KATY PERRY

Taylor Swift tampaknya tak ingin ketinggalan langkah dari Katy Perry yang bakal merilis album baru. Dua penyanyi ternama ini sudah lama saling berseteru. Mereka kerap menyindir lewat berbalas lagu.

Kini, Taylor Swift memutuskan merilis seluruh katalog musiknya di semua layanan streaming, terutama Spotify, pada waktu yang sama dengan Katy Perry merilis album barunya bertajuk Witness.

Padahal sebelumnya Swift menarik seluruh musiknya dari Spotify. Ia membatasi diri di layanan streaming lain, dan hanya berafiliasi dengan Apple Music.

Tapi semua kini berubah. Pengumuman itu baru saja disampaikan Taylor Nation, akun Instagram resmi dari tim manajer Swift. Taylor Nation berdalih ingin merayakan prestasi terbaru dari pelantun lagu Shake it Off itu.

"Dalam merayakan penjualan album 1989 lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia dan pengumuman sertifikasi 100 juta lagu dari RIAA, Taylor ingin berterimakasih kepada penggemar dengan membuat katalog lagunya tersedia di semua layanan streaming, tengah malam hari ini," tulis Taylor Nation melalui sebuah unggahan.

Pemilihan waktu rilis yang bersamaan dengan musik milik Perry pun membuat orang-orang semakin berspekulasi bahwa Swift tak ingin tinggal diam dalam persaingannya.

Perry sendiri sudah mengumumkan bahwa album Witness akan diluncurkan pada Kamis (9/6) sejak lama. Kabar yang beredar, album itu merupakan balasan atas lagu Bad Blood milik Swift yang diisukan menceritakan Perry. 

Dalam Witness, terdapat sebuah lagu berjudul Swish Swish dan disinyalir diberikan untuk Swift. Swish Swish merupakan lagu hasil duet dengan Nicki Minaj, penyanyi yang juga pernah ribut dengan Swift. 

Beberapa waktu lalu, Perry yang tampil di acara Carpool Karaoke buka suara soal perseteruan dengan Swift, dari sudut pandang dirinya. Selama ini, menurutnya, tidak ada yang menanyakan cerita itu dari sisinya.

"James Corden membuat saya dan seluruh dunia merasa sangat aman. Tidak ada yang bertanya tentang sisi cerita saya, padahal ada tiga sisi dari setiap cerita: satu, dua dan kebenaran," katanya kepada NME.

Dalam Carpool Karaoke itu pula, Perry sempat meminta agar Swift mengakhiri perseteruan mereka. "Ada sebuah situasi. Jujur saja, ini benar-benar seperti dia telah memulainya dan inilah saatnya untuk dia mengakhirinya," kata Perry.

 

Source