Rumah Terlalu Bersih Justru Bahayakan Kesehatan Anak!
Monday, 31 July 2017
Rumah Terlalu Bersih Justru Bahayakan Kesehatan Anak!

Setiap orang tentunya menginginkan kebersihan dalam hidupnya. Semakin bersih, maka kuman bakteri pun semakin jauh. Tubuh pun akan selalu sehat.

Namun, fakta menyatakan bahwa terlalu bersih pun menimbulkan masalah yang mengarah pada sistem kekebalan tubuh anak. Dalam buku berjudul Dirt Is Good: The Advantage of Germs for Your Child's Developing Immune System karya Drs John Gilbert dan Rob Knight, dua peneliti mikrobiome, dijelaskan bahwa anak-anak sekarang terlalu bersih!

Dalam penelitian yang mereka lakukan, didapati hasil bahwa kuman dan kotoran ternyata bisa melindungi anak dari penyakit. Bahkan, menurut mereka, kondisi rumah yang terlalu bersih bisa melemahkan sistem imun anak.

Dalam buku yang mereka tulis bersama reporter sains dari New York Times, Sandra Blakeslee, ditekankan pula hipotesis higienis yang semakin populer. Hipotesis ini mengatakan, beberapa paparan terhadap kuman dan mikroorganisme pada usia dini sebetulnya baik, karena bisa membantu membangun sistem imun.

Dikatakan juga, beberapa kondisi dan penyakit seperti eczema, asma, demam hay dan diabetes anak melonjak pada anak-anak yang tidak pernah bermain tanah atau bermain bersama binatang.

Perlu Anda ketahui, bila anak tidak pernah mendapatkan paparan kuman dan kotoran di usia ini, sistem imun tidak belajar bagaimana mengontrol reaksi terhadap kotoran dari luar, seperti debu dan polen. Itu juga alasannya kenapa akhirnya sistem imun menjadi lemah.

Dalam Dirt Is Good, Dr Gilbert mengatakan, selama 150 tahun terakhir, setelah manusia mulai paham bahwa mikroba dapat menyebabkan penyakit, sudah ada upaya untuk menyingkirkan semua tipe fungi, virus, dan bakteri dari tubuh.

Praktik higienis yang terus meningkat, seperti merebus air dan mempasteurisasi susu, telah membantu mencegah berbagai macam penyakit dan kematian. Namun begitu, konsekuensi negatif tetap dirasakan oleh anak-anak yang tumbuh di rumah yang terlalu bersih.

Dr Gilbert menambahkan, penelitian ini menunjukkan paparan mikroba di usia dini bisa membantu membangun sistem imun, sekaligus mendukung sistem endokrin dan perkembangan saraf anak.

 

Source