Awas! Pilek dan Sakit Terus-Menerus Di Mulut Salah Satu Tanda Kanker Lidah
Monday, 07 August 2017
Awas! Pilek dan Sakit Terus-Menerus Di Mulut Salah Satu Tanda Kanker Lidah

Kesehatan mulut menjadi salah satu hal utama yang perlu dijaga. Sebab, mulut menjadi bagian yang cukup penting dalam kehidupan manusia. Terdapat masalah di sana, gangguan kesehatan pun langsung terjadi.

Sebut saja sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh. Dampaknya adalah Anda akan sulit menelan makanan maupun cairan. Kondisi kekurangan gizi pun bakal terjadi. Berat badan akan menyusut, sistem imun akan melemah. Penyakit pun mudah datang.

Salah satu bahaya penyakit mulut yang sedang disoroti belakangan ini adalah kanker lidah. Jarang mendengarnya? Belum banyak informasi mengenai penyakit ini memang. Tetapi, bila Anda sudah mengetahui sedikit penyakit ini, tentunya pencegahan pun bisa dilakukan.

Bicara mengenai kanker lidah, Cancer Center dalam lamannya menjelaskan bahwa kanker lidah adalah sejenis kanker mulut yang terbentuk di bagian depan dua pertiga lidah Anda. Lebih lanjut, kanker lidah biasanya berkembang di sel skuamosa atau sel tipis dan datar yang menutupi permukaan lidah. Sedangkan, bila masalah itu terjadi di punggung sepertiga lidah, Anda tidak lagi mengidap kanker lidah tetapi kanker kepala dan leher!

Cukup bahaya. Sama seperti sariawan yang kadar risikonya kecil, tetapi, kanker lidah pun menggangu kesehatan Anda. Paling mudah adalah merenggut sistem imun karena aktivitas oral seperti makan dan minum menjadi terhambat. Lalu, apa saja gejala penyakit ini?

Gejala kanker lidah cukup mirip dengan gejala jenis kanker mulut lainnya. Banyak pakar yang menyebutkan, tanda awalnya bisa dilihat dari kondisi pilek yang tidak mudah hilang atau sakit terus-menerus di mulut. Kemudian, gejala dan tanda kanker lidah lainnya bisa meliputi:

1. Persisten lidah atau nyeri pada rahang

2. Munculnya benjolan atau penebalan di bagian dalam mulut

3. Muncul flek putih atau merah pada gusi, lidah, amandel, atau lapisan mulut

4. Sakit tenggorokan menahun atau merasa ada sesuatu yang tertangkap di tenggorokan yang tidak hilang

5. Kesulitan menelan atau mengunyah

6. Kesulitan menggerakkan rahang atau lidah

Namun begitu, tidak semua penderita kanker lidah memiliki gejala demikian. Bisa saja gejalanya disebabkab oleh kondisi selain itu. Dan kemungkinan besar, gejala yang disebutkan di atas tidak melulu berarti Anda menderita kanker lidah. Konsultasi kepada dokter tetap harus dilakukan untuk menjamin kesehatan Anda.

Sementara itu, untuk pengobatannya sendiri, ada beberapa cara yang bisa Anda lalukan. Empat cara yang mungkin bisa menjadi jalan keluar mengatasi masalah tersebut. Berikut penjelasannya:

1. Pembedahan

Reseksi tumor biasanya tetap membutuhkan tindakan operasi untuk mengangkat seluruh tumor dari lidah. Teknik bedah minimal invasif digunakan bila memungkinkan untuk mengobati kanker lidah.

2. Terapi radiasi

Ahli onkologi radiasi Anda akan memberikan terapi radiasi ke jaringan kanker lidah, menggunakan dosis tinggi dengan tepat, hemat jaringan sehat, dan memperpendek waktu prosedur.

3. Kemoterapi

Seringkali dikombinasikan dengan terapi radiasi, kemoterapi menggunakan obat antikanker untuk menghancurkan sel kanker di seluruh tubuh. Ini mungkin pilihan jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya. Obat kemoterapi yang berbeda dapat dikombinasikan untuk menyerang sel kanker pada berbagai tahap siklus pertumbuhannya dan mengurangi kemungkinan resistensi obat.

4. Terapi obat yang ditargetkan

Terapi obat menargetkan sel kanker untuk menghambat pertumbuhan sel pada tingkat molekuler. Hal ini sering dikombinasikan dengan terapi kemoterapi atau radiasi sebagai bagian dari rencana pengobatan kanker lidah.

 

Source