Virus HPV Bisa Tersebar Karena Kebiasaan Gigit Kuku
Tuesday, 29 August 2017
Virus HPV Bisa Tersebar Karena Kebiasaan Gigit Kuku

Apakah Anda termasuk orang dengan kebiasaan mengigit kuku? Jika jawabannya benar, sebaiknya mulai sekarang Anda harus meninggalkan kebiasaan buruk tersebut. Sebab, risiko kesehatan bisa saja terjadi pada Anda.

Secara medis, kebiasaan menggigit kuku ini dinamakan onychophagy. Seseorang dengan gangguan onychophagy kronis tidak hanya membutuhkan penanganan pada kukunya, tetapi juga secara psikologi, dirinya harus mendapatkan penanganan serius. Salah satunya untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut dari aktivitas sehari-harinya.

Masalah ini ternyata mendapat respon yang cukup serius di dunia medis. Bukan sesuatu yang sepele juga ternyata. Salah seorang psikoterapis di Harvard Vanguard Medical Associates menjelaskan onychophagy merupakan sub-kelompok gangguan obsesif-kompulsif. Sub-kelompok ini juga menyangkup orang-orang yang gemar menarik-narik rambut atau menggigit bagian dalam pipi.

Bicara mengenai faktor penyebab, ternyata masalah ini bisa terjadi karena stress, ketegangan, atau kegelisahan yang parah. Namun, gangguan ini juga bisa berkembang menjadi kebiasaan. Bahkan, pada beberapa kasus, kebiasaan ini tetap muncul walau stress dan kecemasan pasien sudah hilang. Jadi, menggigit kuku bisa dikatakan kebiasaan yang dilakukan secara tidak sadar. Ya, seperti mengambil napas saja.

Pada beberapa kasus yang lebih serius, gangguan ini bisa berakibat fatal. Salah satunya terjadi karena pasien menggigit kuku jari kaki, kuku jari tangan dan kulit di sekitar kukunya sampai berdarah. Kalau kondisinya sudah demikian, maka penanganan serius harus diberikan ahli medis sebagai upaya penyembuhan gangguan.

Nah, mengenai masalah lanjutan dari kebiasaan buruk ini, dilansir dari Mercola, ternyata ada 5 bahaya dari seringnya Anda menggigit kuku. Berikut penjelasannya:

1. Gangguan pencernaan

Kuku menjadi salah satu spot bakteri tumbuh dengan baik. Ketika Anda malas untuk mencuci tangan dan mulut Anda menyentuh jari kotor itu, maka paparan bakteri atau kuman menjadi lebih mudah. Kalau sudah begitu, tubuh Anda akan mudah terkontaminasi bakteri yang berasal dari kuku Anda sendiri.

2. Infeksi Kuku

Iritasi secara terus-menerus yang terjadi pada kuku Anda, bisa saja membuat kuku infeksi. Kalau sudah begitu, rasa tidak nyaman di kuku pun akan Anda rasakan. Dan kalau sudah ada infeksi, maka tangan Anda menjadi sulit untuk dipakai pada kegiatan sehari-hari. Kondisi ini juga memudahkan penyebaran kuman bakteri di tubuh Anda.

3. Luka di Tangan Picu Persebaran HPV

Ketika Anda terbiasa dengan menggigit kuku, maka infeksi kecil di kuku pun bisa menjadi masalah besar ketika ada paparan faktor penyebab lainnya. Pada kondisi infeksi, bakteri mudah sekali masuk ke tubuh melalui mulut. Dan perlu Anda ketahui, luka di kuku itu biasanya mengandung human papillomavirus atau HPV. Bahaya!

4. Masalah Gigi

Ya, tidak hanya mengincar kuku, masalah dari gigitin kuku ada di gigi juga. Salah satu masalah yang bakal terjadi bisa berupa kerusakan gigi atau ketidak sempurnaan bentuk gigi karena dipergunakan untuk menghantam benda yang terbilang cukup keras (kuku-Red) setiap harinya.

5. Menurunkan Kualitas Hidup

Ini dilihat dari kacamata general. Jadi, ketika Anda memiliki kebiasaan buruk itu, maka secara tidak langsung Anda menyakiti diri Anda sendiri. Walau terlihat sederhana, tetapi dampak dari gigitin kuku itu cukup besar dan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh Anda.

 

Source