Cara Tepat Menjelaskan Perceraian Pada Anak
Monday, 26 November 2018
Cara Tepat Menjelaskan Perceraian Pada Anak

V Listeners!

Perceraian bukan merupakan hal yang mustahil dalam sebuah pernikahan. Disebabkan berbagai alasan, perceraian dapat menjadi jalan keluar yang bisa ditempuh. Anak merupakan salah satu hal yang harus dipikirkan ketika kedua belah pihak setuju untuk melakukan perceraian. Mulai dari masalah hak asuh, biaya, dan yang paling sulit adalah bagaimana cara menjelaskan kepada anak anda.

Komunikasikan dengan baik dan terbuka kepada anak

Berbeda umur anak, berbeda juga cara penyampaian yang benar. Apabila anak masih kecil, gunakanlah bahasa yang mudah dimengerti dan jangan sampai menyebut kesalahan yang diperbuat sang ayah atau sang ibu karena anak bisa tumbuh dewasa dengan rasa benci kepada salah satu orangtuanya atau bahkan keduanya. Lalu bila anak menginjak usia remaja, komunikasikanlah secara baik-baik, yakinkan ia tidak akan terabaikan dan akan tetap mendapat kasih sayang yang sama. Orangtua harus ekstra hati-hati menangani anak remaja karena kondisi emosionalnya yang tidak stabil.

 

Beri anak kejelasan

Ketika anak mengetahui tentang kabar perceraian, banyak pertanyaan yang muncul di pikirannya. Beri ia penjelasan tentang dimana ia akan tinggal, bersama siapa ia akan tinggal, dan apakah ia masih bisa bertemu ayah atau ibunya ketika sudah berpisah nanti.

 

Yakinkan bahwa semua ini bukanlah kesalahannya

Ucapkanlah kata-kata yang membuatnya tenang, seperti “ayah dan ibu tidak bisa mencari jalan keluar yang bisa menyelesaikan masalah kami. Kami telah membuat kesalahan dan maafkan kami telah membuatmu terluka,” atau “perpisahan adalah masalah orang dewasa dan sama sekali bukan kesalahanmu. Ini adalah masalah kami dan kami akan mencoba menyelesaikannya.”

 

Hal –hal yang tidak boleh dilakukan

Bertengkar di depan anak bisa membuat anak membenci orangtuanya bahkan membenci dirinya sendiri. Lalu, jangan menumpahkan beban yang orangtua rasakan kepada anak agar hubungan yang sehat antara anak dan orangtua tetap terjalin.

 

Source