Kasus Cacar Monyet Sudah Sampai Singapura!
Tuesday, 14 May 2019
Kasus Cacar Monyet Sudah Sampai Singapura!

Cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus dan ditularkan ke manusia melalui hewan seperti tikus dan monyet. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit tersebut terjadi ketika seseorang melakukan kontak dengan darah, cairan tubuh hewan yang terinfeksi virus penyakit. Selain itu, virus juga dapat menular apabila seseorang memakan daging hewan yang terinfeksi dan belum dimasak dengan matang.

Pasien yang terserang cacar monyet memiliki gejala demam, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, sakit otot, dan kekurangan energi. Kemudian akan timbul ruam 1-3 hari setelah tubuh demam. Ruam muncul mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh seperti penyakit cacar air pada umumnya. Gejala biasanya berlangsung 14 hingga 21 hari.

Pada kasus yang parah, virus juga dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, sepsis, radang otak, dan kehilangan penglihatan karena infeksi mata.

Saat ini untuk pertama kalinya penyakit cacar monyet atau monkeypox ada di dalam kawasan Asia, yakni Singapura. Pasiennya adalah seorang wanita asal Nigeria berusia 38 tahun. Kejadian ini cukup menggemparkan mengingat penyakit tersebut biasanya terjadi di wilayah Afrika.

Setelah melalui proses investigasi, pihak berwenang setempat memberikan penjelasan asal muasal perempuan tersebut terserang cacar monyet. Perempuan yang tidak diketahui namanya itu diduga telah memakan daging yang positif mengandung virus penyakit sebelum ia berada di Singapura. Sekadar informasi, perempuan tersebut baru tiba pada April lalu.

Karena pasien mengidap penyakit langka, saat ini ia pun telah diisolasi di bangsal khusus National Center for Infectious Diseases (NCID). Kondisi pasien pun cukup stabil, namun keluarga dan kerabat harus menjalani masa karantina yang sama.

 

Source