Pilih Mainan Anak Tak Perlu Berdasarkan Jenis Kelamin
Thursday, 26 September 2019
Pilih Mainan Anak Tak Perlu Berdasarkan Jenis Kelamin

Orang tua umumya, cenderung memilih mainan untuk anak sesuai dengan jenis kelaminnya. Namun sebenarnya, tak selalu harus seperti itu. Karena pada dasarnya, mainan merupakan media pembelajaran bagi anak. Apabila mainan dibatasi berdasarkan gender, kreativitas dan soft skill mereka juga akan sulit berkembang dengan optimal.

 

Hal ini juga disetujui oleh Christia Spears Brown, seorang profesor di Kentucky University dan penulis buku Parenting Beyond Pink and Blue: How to Raise Your Kids Free of Gender Stereotype. Ia menjelaskan, setiap warna dan jenis mainan yang diberikan kepada anak juga akan memengaruhi pandanganya terhadap lingkungan sosial. Anak juga cenderung sulit untuk memandang permasalahan secara terbuka ketika mereka dewasa apabila orangtua membatasi jenis mainan mereka berdasarkan gender.

 

Jenis mainan yang diklasifikasikan berdasarkan gender sebenarnya sudah ada sejak lama. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Blackmore & Center (2005) menjelaskan, bahwa secara umum mainan terbagi menjadi 3 tipe yaitu mainan feminine, mainan maskulin, dan mainan netral. Meski dibagi berdasarkan tipe gender, tetapi mainan tersebut sebaiknya diberikan secara merata kepada anak. Maksudnya, tidak sekadar memberikan mainan feminin kepada anak perempuan dan mainan maskulin kepada laki-laki. Meski begitu pada dasarnya mainan memiliki peran yang cukup penting bagi perkembangan anak sehingga mereka seharusnya diberikan kesempatan untuk bermain dengan berbagai jenis mainan.

 

Source