Stop Mom Shaming Ke Sesama Ibu!
Monday, 21 October 2019
Stop Mom Shaming Ke Sesama Ibu!

Memberikan komentar terhadap sesama ibu memang sah-sah saja, apalagi jika kalian yang diutarakan mengandung kalimat positif yang bisa membuat sesame ibu jadi semangat. Namun, semenjak ada social media komentar yang dilontarkan sesama ibu tak jarang malah menjadi hujatan atau biasa dikenal dengan istilah Mom Shaming yang berbentuk perundungan (bullying).

Dalam survei online yang dilakukan aplikasi untuk ibu hamil, Hallobumil pada September 2018 lalu terhadap 574 ibu terungkap, seluruh responden pernah mengalami mom-shaming. Pola makan atau berat badan anak menjadi topik yang paling banyak dikritik. Disusul oleh topik mengenai pemberian ASI atau susu formula, dan metode ibu dalam menerapkan kedisiplinan. Kebanyakan responden mengalami mom-shaming secara langsung dan dalam kondisi yang privat, misalnya oleh ibu atau mertua, teman dekat, dan selebihnya terjadi di media sosial.

Seperti semua jenis perundungan, mom shamming juga berpengaruh negatif pada kondisi mental seorang ibu. Memang ada ibu yang kemudian berusaha menggali informasi tentang pola asuh dan kesehatan bayinya, tapi mayoritas merasa malu sehingga mereka merasa perlu untuk mengubah gaya asuh mereka.

 

Source