Keterampilan Sosial yang Wajib Dimiliki Anak
Tuesday, 26 November 2019
Keterampilan Sosial yang Wajib Dimiliki Anak

Sejatinya setiap manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial, namun nyatanya keterampilan bersosial bukanlah hal yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan bagi orang dewasa, keterampilan sosial kadang masih perlu dipelajari. Itulah sebabnya, keterampilan sosial harus dilatih sedini mungkin.

Melansir dari Very Well Family, keterampilan sosial pada anak penting dikuasai untuk membantu mereka menurunkan tingkat stress saat jauh dari orang tua dan keluarga. Berikut ini beberapa keterampilan sosial yang wajib dikuasai seorang anak sejak dini seperti dilansir dari popmama.com.

1. Berbagi dengan sesama

Mulailah mengajak si Anak untuk berbagi mainan, makanan ringan, atau sesederhana berbagi tempat sejak dini. Sebaiknya, keinginan untuk berbagi muncul dari dalam diri anak sendiri. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah, beri pujian pada anak ketika mereka berbagi seperti mengatakan bahwa si Anak hebat karena sudah mau berbagi dan katakan pula bahwa ketika ia berbagi, orang lain akan merasa senang.

2. Kerja sama dalam tim

Bekerja sama dengan teman sebaya merupakan salah satu keterampilan sosial yang wajib dimiliki oleh si Anak. Keterampilan bekerja sama yang baik sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah komunitas. Anda bisa melatih anak bekerja sama dengan menciptakan kegiatan bersama keluarga dan memberikan job yang spesifik untuk tiap anggota keluarga. Bicarakan juga mengenai pentingnya bekerja sama dan bagaimana pekerjaan akan lebih mudah jika dilakukan secara bersama-sama.

3. Mendengar satu sama lain

Keterampilan mendengar juga sangat penting dikuasai oleh seorang anak. Mendengar bukan semata-mata anak harus diam ketika orang lain sedang berbicara, tetapi bagaimana menyerap segala informasi yang diberikan dengan baik. Anda bisa melatih kemampuan mendengar dengan membacakan buku pada anak dan berhenti secara berkala. Minta anak untuk menjelaskan kembali cerita yang sudah dibacakan. Bantu anak untuk melengkapi informasi yang tidak lengkap. Selain itu, ajarkan anak untuk tidak menyela saat orang lain sedang berbicara.

4. Menghargai privasi orang lain

Anda bisa memulai dengan sederhana seperti mengajarkan untuk mengetuk pintu sebelum masuk dan untuk tidak mengambil atau memainkan barang milik orang lain sesuka hati. Jika anak melakukannya, beri konsekuensi. Ajarkan juga untuk menjaga jarak dengan orang lain ketika sedang mengantri atau berada di tempat umum.

5. Melakukan semua etika baik

Mengucapkan kata “tolong”, “maaf” dan “terima kasih” merupakan etika dasar yang harus dimiliki seorang anak dalam kehidupan bermasyarakat. Terkadang, mengajarkan anak untuk bisa mengucapkan ketiga kata tersebut bisa melelahkan. Namun, terus latih si Anak dengan menjadi role model yang baik untuk mereka. Anda juga bisa memberi contoh dengan turut berperilaku sopan terhadapnya dan orang lain. Serta, jangan lupa untuk memberikan apresiasi setiap kali anak berperilaku sopan.

 

source