Pentingkah Pendidikan Politik dalam Keluarga?
Friday, 27 June 2014
Pentingkah Pendidikan Politik dalam Keluarga?

INDONESIA kini tengah merasakan musim kampanye politik. Keluarga memegang peranan penting dalam pendidikan politik.

Cinta, kasih sayang, dan kemesraan hubungan yang diperoleh anak-anak dalam keluarga merupakan sesuatu yang dapat mencetak jiwa dan perilaku sosial serta politik mereka. Sebaliknya, anak-anak yang tumbuh dalam suasana kekerasan akan mudah mentransformasikan kekerasan tersebut dalam perilaku sosial dan politiknya.

Psikolog sekaligus Guru Besar UIN, Ahmad Mubarok, mengatakan bahwa pendidikan politik tidak ada dalam keluarga. Pasalnya, pendidikan politik semuanya ditangkap dari luar rumah.

"Itu sudah jarang sekali, orangtua bingung memberikan arahan kepada anaknya untuk memilih calon presiden dan wakilnya. Anak bisa menyerap info dari banyak media seperti televisi," katanya kepadaOkezone, belum lama ini.

Namun, yang paling membuatnya khawatir adalah sikap media yang cenderung tidak sportif.

"Kalau media menjadi alat politik, ya korbannya adalah masyarakat," pungkasnya.

(okezone)