Moms, Jangan Batasi Permainan si Kecil
Friday, 04 July 2014
Moms, Jangan Batasi Permainan si Kecil

 

MASA bermain pada anak dari umur nol hingga  tiga tahun baiknya diberikan kebebasan untuk bereksplorasi oleh orangtua. Jikalau anak memainkan permainan yang berbeda dari gendernya, orang tua tidak boleh untuk membatasi kreatifitas anak tersebut.
 

Hal ini disampaikan oleh psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo. Menurutnya, orang tua tidak boleh membatasi daya kreatifitas anak, karena hal tersebut justru akan membawa dampak yang buruk terhadap sang anak.

"Anak-anak di usia awal lima tahun pertama masih memiliki sifat eksplorasi, jika dimatikan maka akan timbul perasaan bersalah dari diri sang anak. Contohnya, jika anak laki-laki dilarang bermain boneka, ia kemudian akan memiliki perasaan bersalah dalam memilih mainan," kata Vera Itabiliana Hadiwidjojo selaku psikolog pakar perkembangan anak dalam acara "Play IQ.. Lebih dari Main!" di Pondok Indah Mall 2, Jakarta, Kamis, 3 Juni 2014.

Dalam usia balita, menurut Vera anak sebaiknya diperbolehkan untuk memainkan apa saja untuk eksplorasi bagi mereka. "Jika Anak laki-laki main boneka atau suka warna pink, kenapa tidak? Kalau anak perempuan suka main robot, itu juga tidak apa-apa," tuturnya.

Namun orang tua suka was-was terhadap hal ini, jadi yang diperlukan adalah pendampingan. "Biarkan mereka memainkannya dalam peran gender si anak tersebut. Misalnya anak laki-laki bermain boneka, buat ia menjadi peran sebagai ayah bagi boneka tersebut," tutup Vera.

(okezone/ren)