Stop Mem-Bully Pengidap Gangguan Bipolar!
Monday, 11 August 2014
Stop Mem-Bully Pengidap Gangguan Bipolar!

SESEORANG yang mengalami gangguan bipolar harus mendapatkan kasih sayang yang penuh dari keluarga terdekat. Jangan sampai gangguan penyakit tersebut, si penderita dijauhkan dengan kedua orangtunya.

Psikolog Kasandra Putranto juga menyarankan agar masyarakat stop mem-bully dan menjauhi penderita gangguan bipolar. Karena dengan metode pendekatan psikologis, si penderita lambat laun bakal masuk dalam fase penyembuhan. 

“Jangan gara-gara penyakit ini, ibu sama anaknya terpisah, enggak boleh itu. Itu bukan penyakit menular yang membahayakan kok, justru orang-orang seperti itu harus diberikan kasih sayang yang tinggi dan baik,” terangnya kepada Okezone via telefon, belum lama ini

Sementara itu, pihak keluarga jangan men-judge bahwa penyakit tersebut sangat berbahaya. Justru pengidap gangguan bipolar butuh support yang tinggi dari keluarga, agar si penderita paham jika keluarganya menyayanginya. 

“Jangan anggap mereka berbahaya, sekejam apapun pelacur, pencuri, pembunuh mereka tetap anak dan orangtuanya yang melahirkan, jadi jangan sampai orang yang mengidap bipolar kehilangan anak gara-gara ini,” tutupnya. 

(okezone/ren)