10 Hal Atasi Anak Tidak Tumbuh Manja
Friday, 05 September 2014
10 Hal Atasi Anak Tidak Tumbuh Manja

MANDIRI adalah salah satu sikap yang diharapkan orangtua ada pada anak mereka. Tapi bagaimana membesarkan anak yang selalu bersyukur dan tidak manja jika selalu dikelilingi oleh rumah dan mobil mewah, gadget dan mainan terbaru, dan pergi berlibur ke berbagai tempat di dunia?  


Membesarkan anak agar mandiri dan tidak manja membutuhkan kerja keras. Dibutuhkan disiplin dan niat yang kuat dari orangtua. Berikut adalah 10 hal yang harus konsisten Anda lakukan agar anak tidak tumbuh manja, seperti dilansir Your Tango.
 
Sering mengatakan "tidak"

Lakukan gratifikasi tertunda dan jangan selalu memberikan apa yang anak-anak inginkan, bahkan jika Anda dapat dengan mudah membelinya.

Bersyukur

Ajarkan anak untuk mengatakan "tolong" dan "terima kasih". Juga ajarkan mereka untuk melakukan kontak mata, berjabat tangan yang tepat, memberikan kasih saying, serta apresiasi untuk hal-hal yang dikatakan dan diberikan kepada mereka. Jika anak-anak tidak melakukannya, minta mereka mengembalikan hadiah yang diterima (baik kepada orang tersebut atau kepada Anda) dan jelaskan bahwa mereka belum siap menerima hadiah tersebut.

Praktik altruisme

Donasikan pakaian dan mainan untuk mereka yang membutuhkan dan biarkan anak-anak menjadi bagian dari proses itu. Lakukan ini secara teratur sebagai keluarga dengan memilah-milah, memaketi, dan mengirimkan barang-barang bersama-sama. Lakukan ini sering, bukan hanya pada hari libur.


Berhati-hati dengan orang sekitar

Jika Anda hanya bergaul dengan keluarga kaya lainnya yang tidak membesarkan anak-anak mereka dengan kedisiplinan, ini tidak akan membantu apa yang ingin Anda capai. Pastikan keluarga atau teman-teman yang sering menghabiskan waktu bersama Anda memiliki niat yang serupa dengan Anda. Jika tidak, Anda akan merasa kalah setelah beberapa saat.


Menulis kartu terima kasih

Ya, tulisan tangan di atas kertas dengan pulpen. Anak zaman sekarang umumnya memiliki rentang perhatian yang lebih pendek, mudah terganggu, dan tidak diajarkan untuk berhati-hati dan memberi perhatian untuk mengekspresikan apresiasi mereka. Tindakan sederhana, namun penting ini bisa mengajarkan ekspresi perasaan dan perhatian.

Jangan takut anak gagal

Praktikkan konsekuensi alami dari usia dini. Bagi beberapa pengalaman Anda sendiri dan ajarkan mereka pelajaran hidup. Selain itu, jangan berlebihan melindungi mereka dari kekecewaan. Anda harus benar-benar memahami dan percaya bahwa gagal dan jatuh merupakan bagian dari pengembangan masa kanak-kanak yang sukses.

Tahan diri untuk membeli barang banyak

Jangan membeli empat boneka sekaligus. Beli hanya satu dan minta anak untuk menyayangi dan menghargai apa yang mereka miliki.
 
Bicaralah dengan kakek-nenek mereka dan jelaskan maksud Anda kepada mereka
 
Ceritakan keinginan Anda untuk memiliki anak yang menghormati, menghargai, baik, dan bertanggung jawab. Anda akan membutuhkan bantuan mereka karena kebanyakan kakek-nenek ingin memanjakan cucu-cucu mereka. Minta mereka untuk memanjakan anak-anak dengan cinta, waktu, kasih sayang, dan perhatian - bukan dengan mainan, hadiah, dan uang.
 
Ajarkan mereka menghargai uang
 
Mintalah anak mengelola uang mereka sendiri dengan menabung dan beramal daripada menghabiskannya. Jika melakukan ini sejak anak berusia dini, Anda benar-benar menetapkan dasar pengelolaan kekayaan yang bertanggung jawab.


Ceritakan kisah Anda

Ceritakan bagaimana susahnya menghasilkan uang dan jangan lupa untuk tidak memberikan segalanya kepada anak-anak.


(Okezone/tty)