Penting Orangtua Dampingi Anak saat Bermain
Monday, 30 March 2015
Penting Orangtua Dampingi Anak saat Bermain

BERMAIN bagi anak ternyata lebih dari sekadar aktivitas yang menyenangkan.
 
Menurut American Academy of Pediatrics, bermain membuat anak menggunakan kreativitas sambil mengembangkan imajinasi, ketangkasan, kekuatan fisik, kognitif, dan emosional. Hal ini memungkinkan anak untuk mengeksplorasi dunia sekaligus meningkatkan keterampilan sosial.
 
"Bermain adalah eksplorasi diri dan keinginan secara bebas. Oleh karena itu, pada saat anak bermain, orangtua sebaiknya tidak mengkritik, bertanya, atau memberi komando," terang Belinda Agustya Pawidya Putri, Psikolog Klinis dari Universitas Indonesia kepada Okezone.
 
Sebaliknya, inilah yang harus dilakukan oleh orangtua dalam mendampingi anak bermain.
 
Mengutip dari Parents, Senin (30/3/2015), berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua saat bermain dengan anak.

Memuji
Puji apa yang dilakukan anak, bukan atribut yang melekat padanya. Misalnya, dengan mengatakan, "Mama senang hari ini kamu bermainnya tenang dan rapi," bukan, "kamu hebat," atau "kamu pintar".

Refleksi

Anak sering kali menunjukkan karyanya pada orangtua seperti, "Mama, lihat deh gambar yang aku buat." Jika anak berkata demikian, orangtua dilarang mengabaikan atau tidak menanggapi. Seharusnya, orangtua merefleksikan apa yang anak ucapkan dengan mengatakan, "Wah, ini gambar laut ya?" Dengan melakukan refleksi, anak akan merasa didengar dan diperhatikan.

Deskripsi

Orangtua diharapkan bisa mendeskripsikan perilaku anak ketika bermain. Misalnya ketika anak bermain balok-balokan, jelaskan padanya bahwa balok yang dipegang berwarna hijau dan berbentuk segitiga. Deskripsi yang dilakukan orangtua memiliki efek besar terhadap pembelajaran kosa kata sekaligus membuat anak menjadi lebih fokus.

Imitasi

Orangtua bisa menirukan gerakan anak ketika memainkan mainannya. Ini bermanfaat untuk menciptakan suasana bermain yang lebih menyenangkan bagi anak.

(okezone/yac)